Daftar Isi

Growth Insight Series: Mengubah Talent Insights Menjadi Competency Growth yang Terukur

Daftar Isi

Dalam lanskap bisnis yang semakin kompetitif, organisasi menghadapi tantangan yang sama: talent insight tersedia, namun hanya sedikit yang memaksimalkannya. Beberapa perusahaan, tidak menindaklanjuti laporan assessment, program pelatihan berjalan tanpa arah kompetensi yang jelas, dan dampaknya sulit diukur. Menjawab kebutuhan ini, KTM Solutions menghadirkan Growth Insight Series: “Turning Talent Insights into Competency Growth” sebagai ruang belajar strategis untuk HR leaders dan profesional pengembangan talenta, 30/10.

Sebagai tech-enabled consulting partner yang berfokus pada Assessment, Learning, Consulting, dan Impact, KTM Solutions merancang seri ini untuk membantu organisasi menghubungkan talent insight dengan competency-based learning yang terukur — memastikan setiap rupiah investasi learning menghasilkan perkembangan kompetensi yang benar-benar relevan.

Landasan Kekuatan Talent Insights di Era Transformasi Organisasi

Webinar kali ini dibuka oleh moderator, Aufa Miladya Izzah, Transformation Solution Consultant dengan gambaran besar perubahan lingkungan bisnis: dinamis, digital, dan penuh ketidakpastian. Dalam situasi ini, kemampuan mengembangkan talenta tidak bisa lagi berbasis asumsi. HR menghadapi tantangan umum yang masih banyak ditemui seperti:

  • Data tersebar, tetapi insight minim karena tidak terintegrasi antar pilar HR.
  • Program pelatihan berjalan, namun hasilnya tidak terukur.
  • Hasil assessment berhenti di laporan, tanpa ditindaklanjuti menjadi strategi pengembangan.
  • Learning spend meningkat, tetapi learning impact belum terbukti nyata.

Pertanyaan pemantik pun diajukan: Apakah organisasi Anda benar-benar tahu siapa yang perlu dikembangkan, dan kompetensi apa yang paling berdampak pada bisnis?

Pertanyaan ini menjadi dasar masuk ke topik inti: bagaimana assessment seharusnya menjadi titik awal, bukan akhir, dari siklus pengembangan talenta.

Dari Assessment ke Arah Pengembangan: Missing Link yang Sering Terlewat

Narasumber kali ini menghadirkan Sheeren Yolanda, Director of Innovation and Talent Science KTM Solutions. Sheeren menjelaskan bahwa salah satu risiko terbesar dalam pengembangan talenta adalah salah arah dalam investasi learning. Banyak organisasi menghabiskan anggaran pelatihan tanpa memahami competency gap yang sebenarnya.

Contoh yang sering terjadi:

  • Mengirim karyawan ke pelatihan yang tidak relevan → ROI pelatihan rendah.
  • Promosi berdasarkan kinerja saat ini tanpa melihat tuntutan kompetensi di level berikutnya → meningkatnya turnover dan replacement cost.
  • Tidak mengidentifikasi gap sejak awal → produktivitas menurun dan tujuan tidak tercapai.

Hal ini menegaskan bahwa “Assessment bukan laporan akhir, melainkan starting point dari siklus pengembangan kompetensi yang berorientasi hasil” jelas Bu Sheeren.

Dari Data ke Program Pengembangan yang Berdampak

Sesi berlangsung semakin aplikatif saat narasumber membagikan contoh implementasi di lapangan. Salah satu organisasi mengalami tantangan dalam menyiapkan leadership pipeline yang solid, KTM Solutions bisa membantunya dengan talent mapping, 360-degree feedback, dan pemetaan gap kompetensi untuk mengidentifikasi calon pemimpin. 

Temuan tersebut kemudian menjadi dasar perancangan Leadership Development Program, memungkinkan organisasi melihat perubahan kompetensi secara jelas sebelum dan sesudah program. 

“Ketika data digunakan dengan arah yang benar, hasil pengembangan menjadi terukur dan strategis,” jelas Bu Sheeren, menegaskan bagaimana pendekatan berbasis data dapat membantu organisasi menyiapkan pemimpin masa depan yang lebih siap menghadapi tanggung jawab strategis.

Mengubah Insight Menjadi Keunggulan Kompetitif Organisasi

Menutup sesi, KTM Solutions mengajak organisasi untuk memulai dari data yang sudah mereka miliki. Banyak perusahaan sudah mengumpulkan assessment, performance review, training feedback, hingga engagement data tetapi belum memanfaatkannya secara strategis.

KTM Solutions membantu organisasi:

  • Mengonsolidasi berbagai data ke dalam Talent Analytics Dashboard
  • Mengidentifikasi pola prioritas kompetensi
  • Menyusun strategi pengembangan talenta berbasis data
  • Menghubungkan insight dengan kebutuhan bisnis jangka panjang

Growth Insight Series kali ini membuktikan bahwa ketika organisasi mampu memanfaatkan data talenta, organisasi tidak hanya sedang mengembangkan talenta saja, tetapi juga membangun fondasi kompetensi yang menciptakan keunggulan kompetitif hingga pertumbuhan organisasi.


KTM Solutions adalah tech-enabled consulting yang berfokus pada Assessment, Learning, Consulting, dan Impact. Dengan pendekatan berbasis data, KTM Solutions membantu organisasi melihat lebih dalam (see with depth) dan bertumbuh dengan tujuan (scale with purpose).

Bagikan

KTM Solutions

Subscribe to the KTMSolutions.id Blog

Stay connected with KTMSolutions.id and receive new blog posts in your inbox.

Artikel Lainnya