Description

Work Values adalah alat ukur untuk mengetahui nilai-nilai yang diyakini individu dapat memandu, menuntun, serta menjadi pendorongnya dalam bekerja.

Test Duration

30 Minutes

Category
Method

Measurement Scope

Work Values penting digunakan sebagai acuan mengeksplorasi diri untuk mengetahui nilai-nilai yang diprioritaskan individu dalam bekerja. Hasil Work Values dapat memberikan informasi terkait individu berupa:

  • Nilai-nilai yang diprioritaskan individu dalam bekerja
  • Motivasi yang mendorong individu dalam bekerja
  • Pola individu dalam menjalin relasi dengan rekan kerja
  • Penilaian individu terhadap lingkungan tempat individu bekerja

Measured Parameters

  • Nilai Achievement: mengutamakan kesuksesan pribadi melalui usaha atau kerja keras yang dilakukan sesuai dengan standar sosial
  • Nilai Benevolence: mengutamakan untuk menjaga hubungan dan meningkatkan kesejahteraan orang-orang terdekatnya
  • Nilai Conformity: mengutamakan pengendalian diri terhadap tindakan yang dapat menyakiti atau melukai orang lain maupun melanggar norma sosial
  • Nilai Enjoyment: mengutamakan kesenangan dan kepuasan secara emosional atas hal yang dikerjakannya
  • Nilai Power: mengutamakan status sosial, gengsi, kontrol, ataupun dominasi terhadap orang lain
  • Nilai Self-direction: mengutamakan kemandirian dalam berpikir dan bertindak saat beraktivitas
  • Nilai Security: mengutamakan rasa aman, harmonis, dan stabil
  • Nilai Stimulation: mengutamakan variasi, stimulus, dan tantangan dalam kehidupannya
  • Nilai Tradition: mengutamakan penerimaan, rasa hormat, komitmen terhadap adat istiadat dan budaya tempat individu berada.
  • Nilai Universalism: mengutamakan komitmen terhadap kesetaraan, keadilan, dan perlindungan bagi setiap orang
  • Nilai Balance: mengutamakan keseimbangan antara aspek-aspek kehidupan di dalam diri dan kehidupan individu
  • Nilai Affiliation: mengutamakan untuk bersosialisasi dengan orang lain

Assessment List

Work Values
67 Questions

|

20 Minutes

Validity & Reliability Test

Test Duration

30 Minutes

0.00
 Minutes

Category

Values

Method

Personality

Stage

Culture Fit, Development, Pre-Hire Screening

Language

Bahasa Indonesia, English

Feature

  • Score & Description of Aspect
  • Indicator of Misbehaviour
  • Camera Proctoring
  • Test Log

Request for Report Sample & Manual Book

Pilih Kebutuhan Perusahaan ✕

Question Example

Work Values
Work Values

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah Work Value Test (WVT) itu?

Work Value Test (WVT) merupakan salah satu jenis tes yang dirancang dan dikembangkan oleh Talentics by KTM Solutions untuk mengukur nilai-nilai yang merupakan keyakinan dalam diri individu. Keyakinan tersebut digunakan untuk memandu, menuntun, serta menjadi pendorong individu dalam bekerja.

Apa dasar teori yang digunakan untuk pengembangan WVT?

WVT merupakan kesatuan tes yang terbagi menjadi dua belas aspek. Sepuluh aspek pertama disusun berdasarkan teori dari Schwartz (1992) yaitu achievement, benevolence, conformity, enjoyment, power, self-direction, security, stimulation, tradition, dan universalism. Kemudian, berdasarkan penelitian mendalam yang dilakukan oleh Tim Asesmen Talentics, terdapat dua aspek tambahan yang banyak dimiliki oleh orang-orang di dunia kerja. Dua aspek tambahan milik Talentics by KTM Solutions tersebut adalah balance dan affiliation.

WVT dapat digunakan untuk mengukur apa saja?

Work Value Test Talentics by KTM Solutions dirancang untuk mengukur nilai-nilai kerja pada individu yang terbagi ke dalam dua belas aspek, yaitu :

  • Achievement (mengutamakan kesuksesan pribadi melalui usaha atau kerja keras yang dilakukan sesuai dengan standar sosial).
  • Benevolence (mengutamakan untuk menjaga hubungan dan meningkatkan kesejahteraan orang-orang yang sering ditemui sehari-hari).
  • Conformity (mengutamakan pengendalian diri dalam melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau melukai orang lain maupun tindakan yang dapat melanggar norma sosial).
  • Enjoyment (mengutamakan kesenangan dan kepuasan untuk diri sendiri).
  • Power (mengutamakan status sosial, gengsi, kontrol, ataupun dominasi terhadap orang lain).
  • Self-direction (mengutamakan pekerjaan yang dapat memberikan kebebasan untuk berpikir dan bertindak secara mandiri).
  • Security (mengutamakan untuk berada pada lingkungan yang aman, harmonis, dan stabil).
  • Stimulation (mengutamakan adanya variasi, stimulus, dan tantangan dalam dunia kerja).
  • Tradition (mengutamakan penerimaan, rasa hormat, komitmen terhadap adat istiadat dan keyakinan-keyakinan yang diberlakukan oleh budaya atau agama tertentu).
  • Universalism (mengutamakan untuk memahami, mengapresiasi, mentoleransi, dan melindungi kesejahteraan semua orang).
  • Balance (mengutamakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan kehidupan kerja).
  • Affiliation (Kebutuhan atas interaksi sosial dan kedekatan hubungan).
Berapa lama waktu pengerjaan WVT?

Total butir yang dimiliki WVT adalah sebanyak 65 butir dengan waktu pengerjaan maksimal 15 menit.

Bagaimana pengukuran terhadap nilai-nilai yang dipegang individu dalam bekerja dilakukan dengan menggunakan WVT?

Pengukuran terhadap nilai-nilai yang dianut individu dalam bekerja dilakukan dengan cara self-report. Artinya, individu akan memberikan penilaian terhadap dirinya mengenai pernyataan-pernyataan yang ditampilkan pada tes. Individu dapat memilih enam pilihan respons.

Bagaimana jika Individu berusaha mencari petunjuk atau sumber jawaban melalui aplikasi lain ketika mengerjakan tes?

Seluruh alat ukur Talentics by KTM Solutions telah dilengkapi dengan fitur untuk mendeteksi bentuk-bentuk perilaku yang bertentangan dengan harapan pada saat pengerjaan tes. Salah satu fitur yang tersedia adalah Indicator of Misbehavior. Indicator of Misbehavior digunakan untuk mendeteksi durasi dan frekuensi individu keluar dari laman tes untuk membuka laman/aplikasi lain selama proses pengerjaan tes. Meski demikian, penggalian informasi lebih lanjut terhadap informasi yang disajikan tetap disarankan agar lebih memahami faktor-faktor yang mendasari penilaian terhadap Indicator of Misbehavior (terutama pada hasil tes yang menunjukkan banyaknya indikasi Misbehavior yang terdeteksi).

Bagaimana norma yang digunakan dalam WVT?

Norma yang digunakan pada WVT diperoleh dari populasi lokal dengan sumber data lebih dari 1500 orang dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut adalah kriteria populasi yang menjadi dasar penormaan WVT:

  1. Usia produktif 23-30 tahun
  2. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 tahun
  3. Tingkat pendidikan minimal SMK hingga Strata-1 Selain itu, norma WVT juga dikalibrasi secara rutin untuk menjaga akurasi serta standarisasinya. Kalibrasi terakhir dilakukan oleh Tim Asesmen Talentics by KTM Solutions pada bulan Mei 2022.
Bagaimana akurasi hasil tes WVT?

Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas, Work Value Test milik Talentics by KTM Solutions memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Dapat dikatakan bahwa alat tes ini terbukti dapat mengukur kompetensi individu dalam bekerja berdasarkan penilaian terhadap dirinya sendiri. Idealnya, akurasi dari hasil tes WVT dapat digunakan selama 18-24 bulan.

Perusahaan saya memiliki daftar nilai-nilai yang khusus digunakan oleh perusahaan. Apakah kami tetap dapat menggunakan WVT?

Bisa, namun alat ukur WVT tidak dapat dikonversikan sesuai kebutuhan/keinginan perusahaan. Adapun hal yang dapat dilakukan jika memiliki nilai-nilai khusus adalah dengan melihat kesamaan atau kemiripan antara nilai-nilai pada WVT dengan nilai-nilai perusahaan.

Bagaimana penjelasan hasil dan/atau skor pada WVT?

Informasi mengenai nilai yang dianut individu dapat dilihat dari tiga skor tertinggi pada aspek-aspek nilai di WVT. Tiga nilai teratas menandakan bahwa nilai tersebut merupakan nilai dominan yang menjadi motivasi atau dorongan individu dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam bekerja. Setiap nilai memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap motivasi individu, bagaimana individu menjalin relasi, dan preferensi terhadap tugas atau lingkungan kerja. Oleh sebab itu, tidak ada nilai yang lebih baik atau lebih buruk antara satu dengan yang lainnya.

Apakah WVT adalah tes yang dapat digunakan untuk proses seleksi, promosi (kenaikan pangkat), dan evaluasi di perusahaan?
Ya, WVT merupakan salah satu alat untuk mengukur nilai-nilai yang dominan dimiliki individu. Dengan mengetahui nilai-nilai yang diprioritaskan individu, perusahaan dapat mengenali faktor-faktor yang dapat meningkatkan atau menurunkan, motivasi individu dalam bekerja, pola dalam menjalin relasi dengan rekan kerja, serta tugas atau lingkungan yang membuat individu nyaman/kurang nyaman. Informasi tersebut dapat digunakan untuk melihat kesesuaian antara nilai-nilai maupun karakteristik perusahaan serta bentuk tugas yang diberikan dengan nilai individu sebelum diterima atau diberikan tanggung jawab di posisi yang lebih tinggi.
Apakah pengukuran nilai-nilai yang dominan pada individu menggunakan WVT cukup untuk menjawab tujuan yang dimiliki perusahaan?

Pada dasarnya, WVT dirancang untuk menjadi salah satu sumber penilaian terhadap individu mengenai nilai-nilai yang merupakan keyakinan dalam diri individu. Hasil tes ini memang dapat memprediksi motivasi dan perilaku yang mungkin ditampilkan individu saat bekerja. Akan tetapi, tes ini tidak dapat memberikan informasi mengenai kemampuan kerja individu, sehingga tetap diperlukan pengukuran lain terhadap kemampuan kognitif, kompetensi, performa, maupun kepribadian individu. Selain itu, oleh karena sifat tes ini adalah self-inventory, maka tetap diperlukan adanya penilaian yang lebih bersifat objektif terhadap nilai yang dianut individu. Oleh sebab itu, pembacaan laporan oleh profesional serta penilaian melalui wawancara dan/atau behavior based assessment dapat digunakan untuk memperlengkapi penilaian kompetensi individu.

Contact Us