Description

Work Performance adalah alat ukur untuk mengetahui performa kerja individu yang dinilai berdasarkan beberapa komponen seperti ketelitian dan kecepatan kerja.

Test Duration

15 Minutes

Category
Method

Measurement Scope

Work Performance penting digunakan untuk:

  • Memprediksi performa kerja individu di masa depan
  • Memberikan gambaran mengenai pola kerja individu
  • Mendeskripsikan aspek-aspek lain yang dapat memengaruhi performa dan pola kerja individu seperti stabilitas emosi, daya juang, dan pengerahan energi

Measured Parameters

Selain mengukur performa dan pola kerja, Work Performance juga mengukur elemen-elemen lainnya, meliputi:

  • Kecepatan kerja
  • Ketelitian kerja
  • Fokus maksimal
  • Stabilitas emosi
  • Peningkatan kualitas hasil kerja

Assessment List

Work Performance
20 Questions

|

15 Minutes

Validity & Reliability Test

Test Duration

15 Minutes

0.00
 Minutes

Category

Performance

Method

Cognitive

Stage

Development, Selection

Language

Bahasa Indonesia, English

Feature

  • Summary
  • Score & Description of Aspect
  • Camera Proctoring
  • Test Log

Request for Report Sample & Manual Book

Pilih Kebutuhan Perusahaan ✕

Question Example

Work Performance

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah Work Performance Test (WPT) itu?

Work Performance Test (WPT) merupakan alat ukur yang dirancang dan dikembangkan oleh Talentics by KTM Solutions dengan basis teknologi untuk mengukur sikap dan kemampuan kerja. WPT digunakan dengan tujuan agar organisasi atau perusahaan dapat memprediksi bagaimana kemampuan dan keandalan individu dalam menampilkan performa untuk menyelesaikan tugas.

WPT dapat digunakan untuk mengukur apa?

WPT dirancang untuk mengukur aspek-aspek mengenai performa kerja individu, yaitu kecepatan, ketelitian, stabilitas emosi, pengarahan fokus, dan motivasi. Pola dan performa kerja secara umum juga dapat digambarkan dari hasil tes WPT. Berikut penjelasan tiap komponen:

  • Kecepatan: menggambarkan performa dari segi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.
  • Ketelitian: menggambarkan performa dari segi kualitas hasil kerja.
  • Stabilitas emosi: menggambarkan konsistensi performa yang dipengaruhi keadaan tenang atau rasa cemas pada individu saat bekerja.
  • Pengarahan fokus: menggambarkan titik fokus dan atensi maksimal individu saat bekerja.
  • Motivasi: menggambarkan ada tidaknya peningkatan pada kualitas hasil kerja dari waktu ke waktu yang dipengaruhi oleh kemauan dan kemampuan untuk meningkatkan fokus.
  • Performa keseluruhan: Penyimpulan mengenai performa individu secara keseluruhan yang diperoleh dari evaluasi terhadap jumlah benar yang dibandingkan dengan jumlah jawab pada keseluruhan tes.
  • Pola kerja: evaluasi terhadap fluktuasi jumlah benar pada hasil kerja individu selama proses pengerjaan tes yang dibagi ke dalam tiga kurun waktu, yakni awal, pertengahan, dan akhir pengerjaan tes.
Apa dasar yang digunakan Tim Talentics by KTM Solutions dalam mengembangkan WPT?

WPT merupakan speed test yang dikembangkan dengan basis teknologi serta merupakan modifikasi dari beberapa tes konvensional yang juga tergolong ke dalam kategori speed test yaitu tes Pauli, Kraepelin dan Summing-to-10 test.

Apakah WPT adalah tes Pauli, Kraeplin, dan/atau Summing-to-10 test?

Tidak, WPT memang dikembangkan melalui modifikasi terhadap beberapa tes konvensional yang sudah lebih umum digunakan untuk mengukur performa kerja. Aspek-aspek yang diukur juga memiliki kemiripan dengan yang diukur oleh alat tes Pauli dan Kraepelin. Namun, stimuli (bentuk soal), administrasi tes, norma, dan sistem perhitungan skor yang digunakan cukup berbeda dan dikembangkan sendiri oleh Talentics by KTM Solutions. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa WPT bukanlah tes Pauli, Kraepelin, dan/atau Summing-to-10 test.

Bagaimana dan berapa lama dan pengerjaan WPT dilakukan?

WPT memerlukan waktu 15 menit untuk pengerjaannya. Peserta tes akan diminta untuk memilih kotak-kotak dengan pasangan angka yang memiliki hasil penjumlahan genap. Terdapat 20 lembar pengerjaan yang harus diselesaikan oleh peserta tes.

Bagaimana akurasi hasil tes WPT?

Uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan terhadap WPT milik Talentics memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa alat tes ini terbukti dapat mengukur performa kerja individu. Idealnya, akurasi hasil tes WPT dapat digunakan selama 18-24 bulan.

Bagaimana norma yang digunakan dalam WPT?

Norma yang digunakan pada WPT diperoleh dari populasi lokal dengan sumber data lebih dari 2500 orang dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut adalah kriteria populasi yang menjadi dasar penormaan WPT:

  1. Usia produktif 21-25 tahun
  2. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 tahun
  3. Tingkat pendidikan minimal SMK hingga Strata-1
Apakah WPT dapat digunakan untuk proses seleksi?

Ya, WPT adalah salah satu tes yang digunakan untuk mengukur performa individu saat mengerjakan suatu tugas. Pengukuran ini dapat digunakan dalam proses seleksi karyawan dikarenakan perilaku, perasaan, serta kognisi yang diamati dan diukur dalam tes ini menggambarkan prediksi kinerja individu di masa depan dalam situasi dan/atau tugas serupa.

Apakah semua proses seleksi di perusahaan membutuhkan tes performa?

Sesuai dengan fungsi alat ukur WPT yang terkait dengan tujuan memprediksi performa kerja, maka pengukuran terhadap aspek tersebut akan membantu perusahaan untuk mengambil keputusan dalam penerimaan seorang calon karyawan. Terlebih untuk tujuan seleksi pada posisi pelaksana (semi-skilled worker dan staff) dan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan daya tahan seperti staf administrasi, akuntan, pajak, teller dan lain-lain, disarankan untuk menggunakan tes ini sebagai pertimbangan. Agar memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terkait kandidat, pengukuran terhadap aspek-aspek lain dan penggunaan beberapa metode pendukung juga disarankan. Tes keterampilan, wawancara, atau referensi dapat digunakan untuk mendukung penilaian dan pengambilan keputusan terhadap kandidat.

Apakah proses kenaikan pangkat membutuhkan tes performa individu?

Pada beberapa instansi, perusahaan, atau organisasi, pengukuran terhadap performa individu tidak menjadi syarat utama dalam penilaian kelayakan kenaikan pangkat. Melainkan perusahaan lebih mempertimbangkan evaluasi kinerja, kompetensi, pencapaian, dan pengalaman karyawan selama bekerja di perusahaan. Namun apabila perusahaan tetap ingin mengukur kecepatan, ketelitian, stabilitas emosi, pengarahan fokus, dan motivasi kerja sebagai salah satu pertimbangan kenaikan pangkat, maka pengukurannya dapat tetap dilakukan sesuai kebutuhan dan kebijakan perusahaan.

Contact Us