Description

Visualization adalah alat ukur untuk mengetahui kemampuan persepsi dan kognitif individu dalam hal membayangkan, mengimajinasikan, dan mengubah objek dua dimensi maupun tiga dimensi.

Test Duration

15 Minutes

Method
Language

Measurement Scope

Visualization penting digunakan untuk mengukur kemampuan individu dalam hal membayangkan, memanipulasi, dan mengubah objek menggunakan kemampuan persepsi dan kognisi.

Measured Parameters

  • Spatial Relation: Mengukur kemampuan seseorang dalam membayangkan dan memanipulasi bangun ruang dengan menggunakan visualisasi, hal yang diukur meliputi kemampuan dalam melihat:
    • 3D Rotating Objects
    • Assembling Objects
  • Spatial Visualization: Mengukur kemampuan seseorang dalam membayangkan hingga dapat mengubah atau memanipulasi sifat spasial suatu objek, hal yang diukur meliputi kemampuan dalam melihat:
    • Cubes
    • Paper Folding
    • Mirroring

Assessment List

Visualization
15 Questions

|

15 Minutes

Validity & Reliability Test

Test Duration

15 Minutes

0.00
 Minutes

Category

Cognitive / Ability

Method

Cognitive

Stage

Pre-Hire Screening

Language

Bahasa Indonesia

Feature

  • Score & Description of Aspect
  • Indicator of Misbehaviour
  • Camera Proctoring
  • Test Log

Request for Report Sample & Manual Book

Pilih Kebutuhan Perusahaan ✕

Question Example

Visualization

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah Visualization Test itu?

Visualization test merupakan salah satu jenis tes yang dirancang dan dikembangkan oleh Talentics by KTM Solutions untuk mengukur kemampuan individu dalam hal membayangkan memanipulasi, dan mengubah objek dua dimensi maupun tiga dimensi menggunakan kemampuan persepsi dan kognisi.

Visualization test dapat digunakan untuk mengukur apa saja?

Visualization test milik Talentics by KTM Solutions dirancang untuk mengukur kemampuan visualisasi individu menggunakan dua kategori, yaitu:

  • Spatial Relation yaitu pengukuran terkait kemampuan individu dalam membayangkan dan memanipulasi bangun ruang dengan menggunakan visualisasi
  • Spatial Visualization yaitu pengukuran terkait kemampuan atau keterampilan individu dalam membayangkan hingga dapat mengubah atau memanipulasi sifat spasial suatu objek.
Apa dasar teori yang digunakan untuk pengembangan Visualization test?

Visualization test milik Talentics by KTM Solutions dikembangkan berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Carroll dan Zimmerman. Teori ini secara umum membahas mengenai kemampuan visualisasi individu.

Visualization test terdiri dari berapa komponen dan masing-masing berapa butir?

Visualization test terdiri dari 5 komponen tes dengan rincian sebagai berikut :

  • 3D Rotating Objects dengan jumlah 3 butir
  • Assembling Objects dengan jumlah 3 butir
  • Cube dengan jumlah 3 butir
  • Paper Folding dengan jumlah 3 butir
  • Mirroring dengan jumlah 3 butir
Berapa lama waktu pengerjaan visualization test?

Total butir yang diukur pada visualization test sebanyak 15 butir dengan waktu pengerjaan maksimal 15 menit.

Bagaimana norma yang digunakan dalam Visualization test?

Norma yang digunakan pada visualization test diperoleh dari populasi lokal dengan sumber data lebih dari 300 orang dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut adalah kriteria populasi yang menjadi dasar penormaan visualization test :

  1. Usia produktif 23-30 tahun
  2. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 tahun
  3. Tingkat pendidikan minimal SMK hingga Strata-1 Selain itu, norma visualization test juga dikalibrasi secara periodik untuk menjaga akurasi serta standarisasinya. Kalibrasi terakhir dilakukan oleh Tim Asesmen Talentics by KTM Solutions pada tahun 2022
Bagaimana akurasi hasil tes visualization test?

Berdasarkan analisis validitas dengan melakukan analisis taraf kesukaran butir, daya diskriminasi, serta efektivitas distraktor, visualization test memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Dapat dikatakan bahwa alat tes ini terpercaya untuk mengukur kemampuan persepsi dan kognisi individu secara tepat dan akurat.

Apakah visualization test dapat digunakan untuk proses seleksi di perusahaan?

Ya, visualization test adalah salah satu tes yang dapat digunakan dalam proses seleksi karyawan. Pada dasarnya memang tidak semua proses seleksi di perusahaan membutuhkan tes visualisasi. Perlu tidaknya tes visualisasi pada sebuah proses seleksi tergantung pada jenis pekerjaan, persyaratan, dan kebijakan perusahaan atau organisasi tertentu. Beberapa pekerjaan atau sektor, seperti desain grafis, arsitektur, atau bidang kreatif lainnya, mungkin memerlukan kemampuan visual yang kuat. Dalam hal ini, tes visualisasi dapat menjadi alat yang berguna dalam menilai kemampuan kandidat untuk posisi tersebut. Agar memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terkait kandidat, pengukuran terhadap aspek-aspek lain dan penggunaan beberapa metode pendukung juga disarankan. Tes keterampilan, wawancara, atau referensi dapat digunakan untuk mendukung penilaian dan pengambilan keputusan terhadap kandidat.

Bagaimana pemanfaatan terhadap hasil laporan visualization test dapat dilakukan?

Adapun hasil laporan visualization test yang objektif dan minim bias dapat digunakan pada beberapa lingkup, yaitu:

  • Penggunaan pada lingkup industri organisasi, yaitu pada pekerjaan yang memiliki konteks berkaitan dengan desain grafis, arsitektur, dan berbagai pekerjaan lainnya yang melibatkan pemahaman dan penciptaan produk atau desain visual.
  • Penggunaan pada lingkup pendidikan, yaitu untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam memahami dan menganalisis materi objek dua dimensi maupun tiga dimensi menggunakan kemampuan persepsi dan kognisi. Ini membantu mengidentifikasi sejauh mana siswa dapat memahami materi yang disajikan secara visual.

Contact Us