Team Role Type merupakan set pengukuran yang digunakan untuk mengetahui peran individu ketika menjadi anggota di dalam sebuah tim kerja.
35 Minutes
Team Role Type penting digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan individu ketika berperan di dalam sebuah kelompok kerja.
Kecenderungan ketika berperan di dalam sebuah kelompok kerja yang terbagi ke dalam sembilan peran, diantaranya:

35 Minutes

Behavioral

General

Development

Bahasa Indonesia

Talentics Team Dynamic Mapping (TTDM) merupakan set asesmen yang disusun oleh Tim Asesmen Talentics by KTM Solutions dengan tujuan memetakan kecenderungan karyawan dalam menjalankan perannya di dalam kelompok kerja. TTDM juga dapat digunakan oleh organisasi maupun perusahaan untuk mengetahui perilaku seseorang ketika bekerja di dalam kelompok, baik ketika menjalankan peran sebagai karyawan, pemimpin, maupun anggota sebuah kelompok.
TTDM merupakan set asesmen yang terdiri dari tiga bagian alat ukur dengan dasar teori pengembangannya masing-masing, yaitu:
Pada dasarnya, TTDM merupakan set asesmen yang memiliki tiga bagian dengan fungsi pengukuran masing-masing. Apabila organisasi atau perusahaan hanya membutuhkan salah satu dari ketiga tujuan tersebut, maka TTDM tetap dapat digunakan secara terpisah sesuai dengan kebutuhan.
Total butir yang dimiliki TTDM adalah sebanyak 180 butir dengan waktu pengerjaan maksimal 65 menit.
Pemetaan terhadap kecenderungan individu menjalankan perannya di dalam kelompok dilakukan dengan cara self-report, di mana individu akan diminta untuk menyelesaikan kesatuan tes terkait kepribadian (Talentics Personality Test) dan kompetensi umum (General Competency Test). Tes kepribadian digunakan untuk memetakan kecenderungan individu saat menjalankan suatu peran. Sedangkan pengukuran terhadap kompetensi umum digunakan secara khusus untuk melihat tipe kepemimpinan individu. Hal ini karena dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin tidak hanya dibutuhkan faktor kepribadian, namun dibutuhkan penguasaan keterampilan dalam mengatur tugas dan sumber daya secara efektif. Individu akan memberikan penilaian terhadap dirinya mengenai pernyataan-pernyataan seputar kehidupan sehari-hari meliputi kebiasaan maupun perilakunya. Individu dapat memilih enam pilihan respons, mulai dari “Sangat tidak menggambarkan diri saya” hingga “Sangat menggambarkan diri saya”.
Informasi mengenai peran individu di dalam kelompok kerja pada hasil tes TTDM dijelaskan melalui penggambaran tipe yang dominan pada diri individu saat menjadi karyawan (subordinate style), pemimpin (leadership type), atau anggota tim (team role). Skor yang paling tinggi pada sebuah peran menandakan bahwa tipe tersebut merupakan karakteristik yang dominan ditampilkan individu. Pada hasil tes, dimunculkan tiga tipe tertinggi yang menggambarkan kemungkinan-kemungkinan karakteristik yang dimunculkan individu dalam menjalankan sebuah peran. Tipe-tipe yang ada tidak menandakan/dapat disimpulkan sebagai tipe yang baik/buruk maupun benar/salah.
TTDM merupakan set asesmen yang disusun dengan melakukan konversi dari alat ukur milik Talentics yaitu General Competency Test (GCT) dan Talentics Personality Test (TPT). Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas, kedua alat ukur tersebut memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa TTDM yang merupakan turunan dari alat ukur GCT dan TPT juga memiliki hasil pengukuran yang akurat.
TTDM merupakan set asesmen yang digunakan untuk mengidentifikasi peran individu dalam bekerja. Namun, perlu diingat bahwa secara umum TTDM tidak ditujukan untuk mengukur kemampuan atau kompetensi, melainkan lebih bertujuan untuk mengidentifikasi tipe dan karakteristik individu ketika menjadi karyawan, pemimpin, maupun anggota tim. Informasi, mengenai orientasi kepemimpinan, kecenderungan perilaku ketika melaksanakan tugas sebagai bawahan atau karyawan, serta perannya ketika menjadi anggota tim kerja dapat berguna untuk penempatan atau pemetaan tim kerja agar dapat berdinamika secara efektif. Oleh sebab itu, TTDM akan dapat membantu proses seleksi, promosi (kenaikan pangkat), dan evaluasi, terutama apabila perusahaan sudah memiliki kriteria pasti tentang karakteristik kandidat yang dicari.
Sebagaimana tujuan tes TTDM yang lebih berfokus pada identifikasi tipe dibanding keterampilan maupun kemampuan, tes ini tidak dapat memberikan informasi mengenai kemampuan kerja individu secara keseluruhan. Oleh sebab itu, penilaian terhadap kompetensi, kepribadian, atau aspek-aspek lain yang terkait langsung dengan kemampuan kerja individu secara khusus tetap perlu dilakukan.