English Proficiency adalah alat ukur untuk mengetahui kemampuan individu memahami dan menggunakan Bahasa Inggris dalam konteks bekerja maupun kehidupan sehari-hari.
Hasil Laporan English Proficiency dapat digunakan untuk:
Proses seleksi dan penempatan tenaga kerja.
Bahan evaluasi dan juga pengembangan kurikulum, materi, dan program pelatihan dari suatu perusahaan.
Keperluan dalam lingkup pribadi seperti self-assessment sebagai prediktor seperti tes Bahasa Inggris lainnya, sebagai contoh Common European Framework of Reference (CEFR), Test Of English as a Foreign Language (TOEFL) dan International English Language Testing System (IELTS).
Measured Parameters
Listening: mengukur kemampuan individu dalam memahami monolog maupun dialog dalam konteks formal maupun informal di berbagai macam media dalam Bahasa Inggris.
Structure: Mengukur kemampuan individu dalam pemahaman dan pengaplikasian tata bahasa serta struktur kalimat yang tepat dalam Bahasa Inggris.
Vocabulary: mengukur kemampuan individu untuk memahami makna kata, frasa, dan kalimat dengan efektif. Penguasaan aspek vocabulary atau kosakata yang dimiliki oleh individu akan sangat mendukung kemampuan individu pada aspek lainnya (listening, structure dan reading) dalam Bahasa Inggris.
Reading: mengukur kemampuan individu dalam memahami kata, frasa, kalimat, paragraf, dan suatu bacaan dalam Bahasa Inggris.