Description

Cognitive Ability adalah alat ukur untuk mengetahui kecerdasan umum.

Test Duration

30 Minutes

Method

Measurement Scope

Cognitive Ability penting digunakan untuk mengukur prediksi kemampuan kerja individu berupa:

  • Memahami, mengolah, dan mengambil kesimpulan dari berbagai informasi.
  • Kemampuan individu dalam melakukan komunikasi yang membutuhkan pemahaman terhadap perbendaharaan kata.
  • Berpikir strategis dan menciptakan solusi yang efektif.
  • Memahami data, informasi, berpikir strategis dalam mengambil keputusan, hingga menyelesaikan masalah dalam pekerjaan.

Measured Parameters

  • Verbal Reasoning (Penalaran Verbal): Pengenalan terhadap kata-kata, pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam bacaan, serta pengambilan kesimpulan berdasarkan susunan kalimat.
  • Quantitative Reasoning (Penalaran Kuantitatif): Kemampuan matematika, dan kemampuan berpikir kritis untuk menarik kesimpulan yang tepat dari fakta dan bukti yang ada.
  • Logical Reasoning (Penalaran Logika): Mengidentifikasi pola dan fakta-fakta yang tersedia dan menyelesaikan masalah dengan pola-pola yang sebelumnya dipahami.

Assessment List

Cognitive Ability
40 Questions

|

30 Minutes

Validity & Reliability Test

Test Duration

30 Minutes

0.00
 Minutes

Category

Cognitive / Ability

Method

Cognitive

Stage

Pre-Hire Screening

Language

Bahasa Indonesia, English

Feature

  • CAT & IST Score
  • Indicator of Misbehaviour
  • Camera Proctoring
  • Test Log

Request for Report Sample & Manual Book

Pilih Kebutuhan Perusahaan ✕

Question Example

Cognitive Ability
Cognitive Ability

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah Cognitive Ability Test (CAT) itu?

Cognitive Ability Test (CAT) merupakan salah satu jenis tes yang dirancang dan dikembangkan oleh Talentics by KTM Solutions untuk mengukur kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu.

CAT dapat digunakan untuk mengukur apa saja?

Tes kecerdasan Talentics by KTM Solutions dirancang untuk mengukur tiga komponen utama, yaitu

  • Verbal Reasoning : mengukur kemampuan yang berkaitan dengan pengenalan terhadap kata-kata, pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam bacaan, serta pengambilan kesimpulan berdasarkan susunan kalimat
  • Quantitative Reasoning : mengukur kemampuan yang berkaitan dengan kemampuan matematika, dan kemampuan berpikir kritis untuk menarik kesimpulan yang tepat dari fakta dan bukti yang ada
  • Logical Reasoning : mengukur kemampuan untuk memahami pola, menganalisa, dan mengambil kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang tersedia
Apa dasar teori yang digunakan untuk pengembangan CAT?

Cognitive Ability Test milik Talentics by KTM Solutions dikembangkan berdasarkan model teori Kecerdasan Umum Cattell-Horn-Carroll (Schneider dan McGrew, 2012). Teori ini umum digunakan untuk mendasari tes-tes kecerdasan.

CAT terdiri dari berapa komponen dan masing-masing berapa butir?

CAT terdiri dari 3 komponen tes dengan rincian sebagai berikut :

  • Verbal reasoning dengan jumlah 15 butir
  • Quantitative Reasoning dengan jumlah 15 butir
  • Logical reasoning dengan jumlah 10 butir
Berapa lama waktu pengerjaan CAT?

Total butir yang diukur di CAT sebanyak 40 butir dengan waktu pengerjaan maksimal 30 menit (10 menit untuk setiap bagian tes).

Bagaimana norma yang digunakan dalam CAT?

Norma yang digunakan pada CAT diperoleh dari populasi lokal dengan sumber data lebih dari 15.000 orang dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut adalah kriteria populasi yang menjadi dasar penormaan CAT:

  1. Usia produktif 23-30 tahun
  2. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 tahun
  3. Tingkat pendidikan minimal SMK hingga Strata-1 Selain itu, norma CAT juga dikalibrasi secara periodik 6-12 bulan sekali untuk menjaga akurasi serta standarisasinya. Kalibrasi terakhir dilakukan oleh Tim Asesmen Talentics by KTM Solutions pada bulan Januari 2023.
Bagaimana akurasi hasil tes CAT?

Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas, Cognitive Ability Test milik Talentics by KTM Solutions memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Dapat dikatakan bahwa alat tes ini terbukti dapat mengukur kemampuan kognitif individu. Idealnya, sama seperti tes kecerdasan pada umumnya akurasi hasil tes CAT dapat digunakan selama 18-24 bulan.

Apakah CAT adalah tes Intelligenz Struktur Test (IST)?

Tidak, Cognitive Ability Test (CAT) bukanlah Intelligenz Struktur Test (IST). CAT dan IST adalah dua tes yang berbeda, namun memiliki tujuan dan fokus yang serupa, yaitu untuk mengukur kemampuan kognitif individu.

Apakah Skor CAT sama dengan IST?

Perlu diingat CAT bukanlah tes IST. Namun, hasil skoring CAT dapat disetarakan dengan skor IST. Berikut adalah rincian lengkap komparasi kategori CAT dan IST:

Pada penggunaannya, Sub-Aspek dari Cognitive Abilities Test milik Talentics by KTM Solutions juga dapat dikonversikan ke dalam Sub-Aspek Intelligenz Struktur Test (IST) yang umum digunakan di Indonesia.

Apakah CAT adalah tes kecerdasan yang dapat digunakan untuk proses seleksi?

Ya, Cognitive Ability Test adalah salah satu tes kemampuan kognitif yang dapat digunakan dalam proses seleksi karyawan. Komponen-komponen yang diukur pada Cognitive Ability Test berkaitan erat dengan kemampuan seseorang melihat suatu permasalahan, menangkap pola pada solusi yang lama dan membuat solusi baru yang relevan, hingga membuat kesimpulan. Kemampuan-kemampuan tersebut dapat memprediksi kemampuan seseorang untuk menghadapi berbagai situasi dalam pekerjaannya.

Apakah semua proses seleksi membutuhkan tes kecerdasan?
Tidak semua proses seleksi di perusahaan membutuhkan tes kecerdasan. Beberapa perusahaan mungkin lebih mempertimbangkan keterampilan praktis dan pengalaman kerja dibanding kemampuan intelektual. Namun, tes kecerdasan seperti Cognitive Ability Test dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengevaluasi kemampuan intelektual kandidat dan memprediksi kinerja masa depan mereka. Agar memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terkait kandidat, pengukuran terhadap aspek-aspek lain dan penggunaan beberapa metode pendukung juga disarankan. Tes keterampilan, wawancara, atau referensi dapat digunakan untuk mendukung penilaian dan pengambilan keputusan terhadap kandidat.
Apakah proses kenaikan pangkat membutuhkan skor kecerdasan?

Pada beberapa instansi, perusahaan, atau organisasi, penilaian terhadap skor kecerdasan tidak menjadi syarat utama dalam penilaian kelayakan kenaikan pangkat. Melainkan perusahaan lebih mempertimbangkan kinerja, kompetensi, pencapaian, dan pengalaman karyawan selama bekerja di perusahaan. Oleh sebab itu, penilaian terhadap kemampuan kognitif tidak harus dilakukan dalam proses pengangkatan karyawan. Namun apabila perusahaan tetap ingin mengukur kecerdasan sebagai salah satu pertimbangan kenaikan pangkat karyawan, maka pengukurannya dapat tetap dilakukan sesuai kebutuhan dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Apakah seleksi pada semua job title membutuhkan tes kecerdasan?

Sama halnya dengan proses seleksi dan kenaikan jabatan, tidak semua seleksi jabatan membutuhkan tes kecerdasan. Semua tergantung kebijakan dan kebutuhan perusahaan tersebut.

Contact Us