Description

Big 5 Personality adalah alat ukur untuk mengetahui kecenderungan sikap dan perilaku individu dalam kehidupan sehari hari maupun dalam konteks kerja.

Test Duration

35 Minutes

Category
Method

Measurement Scope

Big 5 Personality penting digunakan untuk mengukur prediksi karaterisik individu saat bekerja. Hasil tes memberikan informasi terkait individu berupa:

  • Gambaran umum dan menyeluruh tentang kepribadian individu.
  • Karakteristik apa saja yang dimiliki oleh individu sehingga dapat mengoptimalkan potensinya.

Measured Parameters

  • Openness to experience: Mengukur kecenderungan individu untuk terbuka terhadap pengalaman dan ide-ide baru
  • Conscientiousness: Mengukur kecenderungan individu untuk teratur dan disiplin dalam mencapai tujuan
  • Extraversion: Mengukur kecenderungan individu dalam bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain
  • Agreeableness: Mengukur kecenderungan individu untuk mematuhi atau mengikuti norma yang ada dalam kelompok
  • Neuroticism: Mengukur kecenderungan individu dalam menghadapi emosi negatif yang dirasakan

Assessment List

Big 5 Personality
104 Questions

|

35 Minutes

Validity & Reliability Test

Test Duration

35 Minutes

0.00
 Minutes

Category

Personality

Method

Personality

Stage

Development, Selection, Transformation

Language

Bahasa Indonesia, English

Feature

  • Summary
  • Response Bias
  • Aspect Group’s Score
  • Score & Description of Aspect
  • Indicator of Misbehaviour
  • Camera Proctoring
  • Job Fit
  • Test Log

Request for Report Sample & Manual Book

Pilih Kebutuhan Perusahaan

Question Example

Big 5 Personality
Big 5 Personality

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah Big 5 Personality itu?

Big 5 Personality merupakan salah satu jenis tes yang dirancang dan dikembangkan oleh Talentics by KTM Solutions untuk mengukur kecenderungan sikap dan perilaku individu dalam kehidupan sehari hari, mulai dari kehidupan pribadi hingga kebiasaan di dunia kerja.

Apa dasar teori yang digunakan untuk pengembangan Big 5 Personality?

Big 5 Personality dikembangkan berdasarkan model teori Five Factors Models yang dikembangkan oleh McCrae dan Costa pada Tahun 1992. Teori ini mengukur lima dimensi kepribadian manusia, yaitu openness to experience, conscientiousness, extraversion, agreeableness, dan neuroticism.

Dimensi kepribadian apa saja yang diukur di Big 5 Personality?

TPT dirancang berdasarkan lima dimensi utama kepribadian yaitu :

  • Openness to experience (mengukur kecenderungan individu untuk terbuka terhadap pengalaman dan ide-ide baru)
  • Conscientiousness (mengukur kecenderungan individu untuk teratur dan disiplin dalam mencapai tujuan)
  • Extraversion (mengukur kecenderungan individu dalam bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain)
  • Agreeableness (mengukur kecenderungan individu untuk mematuhi atau mengikuti norma yang ada dalam kelompok)
  • Neuroticism (mengukur kecenderungan individu dalam menghadapi emosi negatif yang dia rasakan)
Berapa lama waktu pengerjaan Big 5 Personality?

Total butir yang diukur di Big 5 Personality sebanyak 104 butir dengan waktu pengerjaan maksimal 35 menit.

Bagaimana penilaian terhadap kepribadian dilakukan dengan menggunakan Big 5 Personality?

Penilaian terhadap kepribadian individu dilakukan dengan cara self-report. Artinya, individu akan memberikan penilaian terhadap dirinya berdasarkan pernyataan-pernyataan yang ditampilkan pada tes. Individu dapat memilih enam pilihan respon, mulai dari “Sangat tidak menggambarkan diri saya” hingga “Sangat menggambarkan diri saya”.

Bagaimana jika individu tidak memberikan respons apa adanya?

Seluruh alat ukur Talentics by KTM Solutions telah dilengkapi dengan fitur untuk mendeteksi bentuk-bentuk perilaku yang bertentangan dengan harapan pada saat pengerjaan tes. Fitur yang tersedia diantaranya adalah Response Bias dan Indicator of Misbehavior. Response Bias digunakan untuk memberikan informasi mengenai kemungkinan keaslian individu dalam memberikan respons terhadap tes. Terdapat dua jenis Response Bias, yaitu Genuine Response (mengindikasikan respon-respon dalam tes menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya) dan Not Genuine Response mengindikasikan respons-respons dalam tes tidak menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Sementara itu, Indicator of Misbehavior digunakan untuk mendeteksi durasi dan frekuensi individu keluar dari laman tes untuk membuka laman/aplikasi lain selama proses pengerjaan tes. Meski demikian, penggalian informasi lebih lanjut terhadap informasi yang disajikan tetap disarankan agar lebih memahami faktor-faktor yang mendasari penilaian terhadap Response Bias dan Indicator of Misbehavior (terutama pada hasil tes yang memiliki indikasi Not Genuine dan/atau banyaknya indikasi Misbehavior yang terdeteksi).

Bagaimana penjelasan hasil dan/atau skor pada Big 5 Personality?

Penilaian kepribadian menggunakan Big 5 Personality dilihat dari dua kutub yang ada pada masing-masing indikator perilaku. Skor yang tinggi pada sebuah indikator perilaku menandakan karakteristiknya cenderung seperti kutub kanan pada indikator tersebut, dan sebaliknya. Baik kutub kanan atau kiri tidak menandakan/disimpulkan sebagai karakteristik kepribadian yang baik/buruk atau benar/salah. Interpretasi terhadap hasil tes perlu dilakukan secara holistik dengan melihat keseluruhan skor indikator. Hal ini karena pada dasarnya kepribadian individu terbentuk dari interaksi indikator-indikator yang saling berdinamika membentuk ciri khas individu.

Bagaimana norma yang digunakan dalam Big 5 Personality?

Norma yang digunakan pada Big 5 Personality diperoleh dari populasi lokal dengan sumber data lebih dari 10.000 orang dari berbagai penjuru Indonesia. Berikut adalah kriteria populasi yang menjadi dasar penormaan Big 5 Personality :

  1. Usia produktif 23-30 tahun
  2. Memiliki pengalaman kerja maksimal 2 tahun
  3. Tingkat pendidikan minimal SMK hingga Strata-1
  4. Response Bias pada hasil pengerjaan tes tergolong Normal Selain itu, norma Big 5 Personality juga dikalibrasi secara rutin untuk menjaga akurasi serta standarisasinya. Kalibrasi terakhir dilakukan oleh Tim Asesmen Talentics by KTM Solutions pada bulan Mei 2022.
Bagaimana akurasi hasil tes Big 5 Personality?

Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas, Big 5 Personality memiliki besaran yang memenuhi kriteria, sehingga dapat dipercaya memiliki hasil pengukuran yang akurat. Dapat dikatakan bahwa alat tes ini terbukti dapat mengukur kepribadian individu berdasarkan penilaian terhadap dirinya sendiri. Idealnya, akurasi hasil tes Big 5 Personality dapat digunakan selama 18-24 bulan.

Apakah Big 5 Personality adalah BFI?

Tidak, Big 5 Personality bukanlah Big Five Inventory (BFI). Big 5 Personality dan BFI adalah dua alat tes yang berbeda, walaupun keduanya sama-sama mengukur kepribadian yang didasarkan pada teori Five Factor Models atau sering disebut dengan Big Five. Secara singkat perbandingan untuk keduanya dapat dilihat pada tabel berikut:

Perusahaan saya memiliki aspek-aspek kepribadian khusus yang ingin diukur. Apakah kami tetap dapat menggunakan Big 5 Personality?
Ya, bisa. Untuk dapat memenuhi kebutuhan klien yang beragam dengan lebih akurat, Talentics by KTM Solutions memiliki layanan kustomisasi yaitu dengan melakukan proses konversi (penyetaraan) antara aspek-aspek kepribadian yang ingin diukur klien dengan indikator kepribadian yang ada pada alat ukur pengukuran Talentics by KTM Solutions. Proses konversi dilakukan mengulas definisi aspek kepribadian milik klien dan menyandingkannya dengan indikator kepribadian pada alat ukur Talentics by KTM Solutions yang memiliki definisi serupa atau mengukur hal yang serupa dengan definisi aspek klien. Satu aspek kepribadian dapat diukur menggunakan satu indikator kepribadian tunggal atau gabungan dari beberapa indikator kepribadian milik Talentics by KTM Solutions.
Apakah Big 5 Personality adalah tes yang dapat digunakan untuk proses seleksi, promosi (kenaikan pangkat), dan evaluasi di perusahaan?

Ya, Big 5 Personality merupakan salah satu alat untuk mengukur kecenderungan sikap dan perilaku individu yang dapat digunakan untuk mengetahui gambaran menyeluruh tentang kepribadiannya. Hasil Big 5 Personality dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan karena dinilai dapat memberikan informasi mengenai karakteristik yang dimiliki oleh kandidat, kelebihan, hingga kebiasaan yang mungkin ditampilkannya ketika bekerja atau mengemban suatu tanggung jawab sesuai dengan jabatan. Informasi-informasi tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan seleksi, promosi, dan evaluasi.

Apakah penilaian kepribadian menggunakan Big 5 Personality cukup untuk menjawab tujuan yang dimiliki perusahaan?

Pada dasarnya, Big 5 Personality dirancang untuk menjadi salah satu sumber penilaian terhadap individu mengenai karakteristik kepribadian yang dimiliki. Hasil tes ini dapat dijadikan sebagai informasi untuk memprediksi sikap dan perilaku yang mungkin ditampilkan individu saat bekerja. Di sisi lain, oleh karena sifat tes ini adalah self-inventory, maka tetap diperlukan adanya penilaian yang lebih bersifat objektif terhadap kompetensi. Oleh sebab itu, pembacaan laporan oleh profesional serta penilaian melalui wawancara dan/atau behavior based assessment dapat digunakan untuk memperlengkapi penilaian kompetensi individu.

Contact Us