Sales Competency merupakan set pengukuran yang digunakan untuk melihat faktor intrapersonal (potensi) salesperson dalam melakukan tujuh langkah penjualan.
Memudahkan perekrut dalam melakukan penempatan kandidat-kandidat baru sesuai dengan potensinya.
Menyusun rancangan pelatihan untuk pengembangan para salesperson di perusahaan.
Measured Parameters
Prospecting: kemampuan salesperson dalam mengidentifikasikan potensi calon pembeli dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang mendukung kemungkinan produk untuk terjual.
Pre-Approach: kemampuan untuk mengumpulkan informasi tentang calon pembeli dan menyiapkan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung strategi dalam melakukan pendekatan.
Approach: kemampuan melakukan pendekatan dan menjalin hubungan baik yang didasari atas kepercayaan dan kesan positif yang ditinggalkan salesperson pada calon pembeli.
Presentation: kemampuan salesperson dalam menjelaskan produk beserta keunggulannya secara detail dan memastikan bahwa produk yang ditawarkan dapat menyelesaikan masalah melebihi ekspektasi calon pembeli.
Overcoming Objection: kemampuan salesperson mengatasi keraguan dan permasalahan yang menghalangi calon pembeli untuk membeli produk dengan cara mendengarkan, memahami dan memberikan solusi atas masalah dan keraguan calon pembeli, sehingga dapat mengubah penolakan menjadi keinginan untuk membeli.
Closing: kemampuan menggiring pembeli menuju kesepakatan pembelian dengan cara mengkonfirmasi proses pemesanan, memastikan tipe/model produk yang diinginkan, dan menyampaikan keuntungan yang diperoleh jika transaksi dilakukan saat itu juga.
Follow-up: kemampuan salesperson untuk memastikan pesanan dan permintaan pembeli telah sesuai, bahkan melebihi ekspektasi dan kesepakatan.